Pelajar Islam - Sabtu hingga Ahad (27-28 Desember 2014) menjadi hal spesial bagi FORNUSA (Forum Rohis Nusantara) chapter Kota Tangerang beserta 183 peserta yang hadir. Sebagai ajang liburan asik dengan segudang pengalaman baru, menyatu dengan alam, dengan diiringi motivasi yang menghangatkan suasana, muhasabah bersama, hingga Outbond yang mengudang kreatifitas sebagai pelengkap dalam rangkaian acara Islamic Fun Camp 2014. Acara yang sudah di publikasikan sejak bulan November 2014 oleh FORNUSA Kota Tangerang beserta kakak alumni ROHIS yang tergabung dalam PELITA (Pelajar Islam Tangerang) ini menjadi ajang pengakrabkan siswa-siswi muslim, terdiri dari berbagai perwakilan sekolah di Kota Tangerang.
Hujan mengguyur deras sabtu pagi, tak menyurutkan semangat peserta IFC 2014 untuk hadir di masjid yang memiliki kubah terbesar se-Asia Tenggara, Masjid Al-Azhom. Sejak pukul 5.30 wib selasar masjid yang agak basah karena rintikan hujan sudah diduduki para peserta yang siap semangat dari berbagai sekolah, dengan bawaan yang agak biasa bagi orang sekelas pendaki gunung. Matras-matras mereka terlihat rapi, tertata di atas tas-tas yang berisi perbekalan untuk persiapan di Gunung Bunder yang terletak di sekitar Bogor, Jawa Barat. Peserta rata-rata memakai baju agak tebal dan jaket, mereka mulai dikumpulkan panitia untuk dibagikan slayer merah khas sekitar pukul 8.00 wib, dikarenakan hujan yang cukup deras, peserta yang dikumpulkan dalam masjid ini berangkat dengan 9 mobil tronton sekitar pukul 9.30 wib.
Setibanya di Gunung Bunder, peserta diajak untuk sholat terlebih dahulu, lalu menyantap makan siang. Selesai makan siang, peserta dikumpulkan pada tanah lapang untuk Apel pembukaan Islamic Fun Camp 2014, sambil berkenalan dengan mentor yang akan menemani tiap kelompok selama di sana. Sebagai awal perkenalan 23 kelompok dengan masing-masing mentor, semua peserta mulai memasang tenda mereka untuk tempat singgah selama semalam, banyak dari peserta yang baru pertama kali memasang tenda, sehingga cukup menantang dan penasaraan saat memasangnya. Selesainya memasang tenda, semua dikumpulkan pada tenda pleton untuk mendapatkan Motivasi dari Kak Imin (a.k.a Ahmad Muhaimin, S.KM) tentang Islamic Character Building, dan malamnya dilanjut dengan pembahasan tentang Mentoring oleh Kak Suhar (a.k.a Suharyanto, S.T) yang menghangatkan suasana.
PENSIL (Pentas Seni Islam) menjadi pelengkap malam, duduk mengelilingi api unggun seluruh peserta menampilkan kreatifitasnya, adu bakat antar kelompok ini membuktikan bahwa pelajar Kota Tangerang memiliki segudang imajinasi dan kreatifitas yang luar biasa. Seusai PENSIL, peserta mulai istirahat di tenda masing-masing, dengan rintik hujan yang cukup menambah suasana semakin sejuk tak membuat peserta hilang semangat, menjelang tidur mereka punya cara sendiri untuk menghangatkan suasana, dengan berbagi hal sederhana namun menarik, bercerita tentang pengalaman di ROHIS dan sekolahnya.
Sebelum menyambut datangnya mentari pagi, peserta bersama-sama dibangunkan pada sepertiga malam untuk sholat dan bermuhasabah bersama di tanah lapang. Seluruh peserta tak terkecuali panitia pun ikut menikmati ritme muhasabah yang disajikan oleh Kak Mumtaz dan Kak Irfan, hal ini juga untuk menambah rasa cinta terhadap orangtua, mendoakan orangtua atas jasanya dan berharap kebaikan-kebaikan menyertai. Sahut-sahutan tangisan ini akhirnya bisa menenangkan hati, melegakan hati. Selesai muhasabah, lanjut sholat subuh berjama’ah, setelahnya membaca Al-Matsurat bersama, sebagai dzikir pagi penyejuk hati.
Acara pun terus berlanjut, masing-masing kelompok berkumpul dengan mentornya yang memberikan inspirasi pagi, berbagi tentang pengalaman yang peserta rasakan selama mengikuti rangkaian acara IFC 2014. Semua cukup senang, untuk melengkapi itu semua, panitia menyiapkan rangkaian agenda Outbond. Ada 6 pos permainan outbond dan ada 1 pos terakhir, setiap pos menguji kreatifitas kelompok, bekerjasama dan memecahkan masalah agar tidak kalah dengan lawannya. Keceriaan peserta pecah pada saat pos terakhir, bermain Water Boom, karena seluruh kelompok disatukan dalam arena tersebut (terpisah ikhwan dan akhwat). Dan Water Boom menjadi permainan penutup paling berkesan selama outbond berlangsung.
Smart, Fight & Respect adalah jargon yang terus digadang-gadang oleh peserta hingga sampai penghujung acara. Peserta sudah selesai bersih-bersih dan merapikan perbekalannya untuk bersiap pulang. Tenda-tenda ikut dirapikan, Apel penutupan dilaksanakan dengan penuh hikmat, namun diakhir acara Apel ditutup dengan pembagian hadiah untuk para pemenang lomba dalam Outbond. Setelah itu panitia meminta 2 orang perwakilan peserta untuk memberikan kesan pesan selama mengikuti IFC 2014. Bela dari SMAN 15 Kota Tangerang memberanika diri untuk maju memberikan sepatah dua patah kata tentang apa yang ia rasakan, “IFC seru, lucu, menarik dan menyenangkan. Pesannya, semoga tahun depan bisa ada IFC lagi.. aamiin”, gemuruh suara “Aamiin” pun terdengar dari gerombol barisan 183 peserta. “Di sini saya dapet ilmu, dapet teman dan dapet banyak deh. Saya juga mau ngucapin banyak terimakasih kepada kakak-kakak panitia yang udah bikin acara ini, seru banget. 60 ribu kaya begini? Kapan lagi coba? Dimana lagi kita dapetin 60 ribu kaya gini?” satu lagi kesan Amin dari MAN 1 Kota Tangerang sebagai penutup yang cukup menghibur.
Islamic Fun Camp 2014 menjadi awal kegiatan liburan akbar yang diadakan oleh FORNUSA Kota Tangerang bersama PELITA Kota Tangerang, acara yang akan dirutinkan tiap tahunnya ini menjadi salah satu ajang pengakraban antar pelajar islam Kota Tangerang. Harapannya pun dapat menjadi wadah untuk saling berbagi tentang keislaman yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW, dan menjadi wadah untuk memotivasi pelajar untuk terus berkreatifitas dengan baik, terus melakukan hal positif, supaya kedepan tunas-tunas bangsa ini bisa menjadi orang-orang yang dapat membangun bangsa menjadi lebih baik dan lebih terarah lagi.

















































