sumber gambar : dyahwp.wp

Mukmin dan Pohon Kurma

Pelajar Islam – Ternyata Kurma itu banyak macamnya lho, ada Kurma yang warna coklat, agak gelap, kuning, ada juga yang warnanya agak muda, dan masih banyak lagi macam Kurma yang mungkin kita belum ketahui. Saking manisnya, Kurma menjadi salah satu maknan favorit Rasulullah saw, sampai buah yang biasa tersaji dalam keadaan sudah kering ini menjadi makanan yang sunnah untuk di makan, berkhasiat pula.

Rasulullah saw pun menganjurkan kita untuk rajin-rajin mengonsumsi Kurma. Seperti yang disampaikan pada beberapa sabda dalam hadits shahih :

Rasulullah SAW bersabda, “Rumah yang didalamnya tidak ada kurma, penghuninya adalah orang-orang lapar.” (HR. Bukhari)

Sa’ad ra mendengar Rasulullah bersabda, “Barang siapa memakan tujuh butir kurma ajwah di pagi hari, maka racun dan sihir tidak akan membahayakannya pada hari itu.” (HR. Bukhari).

Anas ra berkata, “Rasulullah SAW berbuka sebelum shalat dengan beberapa butir kurma basah (ruthab). Apabila tidak ada kurma basah di tempat beliau, maka beliau berbuka dengan beberapa butir kurma kering (tamr). Dan apabila tidak ada kurma kering, maka beliau menghirup beberapa teguk air.” (HR. Ahmad dan Abu Daud).

Salman ibnu Amir Al Dhabbi meriwayatkan bahwa Nabi SAW bersabda, “Apabila seorang dari kalian berbuka, maka hendaklah dia berbuka dengan kurma. Sesungguhnya kurma itu berkah. Dan apabila dia tidak mendapatkan kurma, maka hendaklah dia berbuka dengan air. Sesungguhnya air itu suci.” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi).

Wah, ternyata keren ya buah Kurma itu, di salah satu hadits di atas, Rasulullah SAW sampai mengatakan, jika memang nggak ada Kurma di rumah kita maka kita termasuk orang-orang yang kelaparan. So, di rumah sudah ada Kurma belum? Kalau belum, belilah dengan uang sendiri di toko-toko yang menyediakan Kurma, karena mican nggak nyediain hehe. Kurma juga sebagai obat yang berkhasiat, makanya nggak heran kalau bulan puasa Kurma laris lantaran untuk stamina di bulan puasa. Usahakan juga kita stok Kurma nggak hanya di bulan puasa Ramadhan saja, karena sekarang sudah banyak Kurma yang di kemas sesuai selera kita, ada yang dijadikan selai roti, ada yang dijadikan kue, ada yang dikombain dengan madu dan kini Kurma ada ekstraknya lhooo 😀 *jangan nyanyi ya, please..

Nah, teman-teman sudah tau kan khasiat Kurma bagi kesehatan? Sekarang kita ke topik utama nih, kita sudah bahas Kurma, at least sudah kebayang bagaimana mantapnya Kurma, lalu apa persamaannya anatara Kurma dengan seorang Mukmin?

Seorang mukmin pantas diibaratkan dengan Kurma, kita tau bahwa Kurma itu hidup di kondisi alam yang panas seperti di negeri Arab, dalam kondisi seperti itu pohon kurma tetap tumbuh dengan gagah, begitulah Mukmin, dalam kondisi sepanas apapun tetap bisa bertahan sebab ia menjaga ibadahnya karena Allah SWT. Daun kurma juga tidak pernah gugur, bertahan sampai ada yang memetiknya untuk dimanfaatkan, ini seperti mukmin yang nggak mudah tumbang walau ada masalah didapatinya, dan dedaunannya yang bercabang mengibaratkan iman seorang mukmin.

Pohon Kurma pun memiliki duri untuk melindungi diri dari apa yang mengganggunya, sama seperti Mukmin yang melindungi agamanya dari orang-orang yang menjadi musuh Allah, mempertahankannya dengan baik. Buah Kurma? Jangan tanya, tadi sudah dibahas kan kalau buahnya itu bermanfaat sekali untuk kesehatan, sampai-sampai Rasulullah SAW bersabda jika kita memakan buah Kurma maka kita bisa terlindungi dari racun serta sihir. Begitulah mukmin, selalu menjadi yang bermanfaat untuk orang banyak, berbagi ilmu dan menjadi orang yang selalu menjaga diri untuk senantiasa dekat dengan Allah SWT.

Masya Allah, alangkah kerennya jika kita bisa menjadi seorang mukmin yang taat, seperti pesan Rasulullah SAW untuk seluruh pengikutnya, agar kita bisa menjaga diri kita menjadi seorang Mukmin karena kecintaan kita kepada Allah SWT. *hiks hiks jadi terharu :’)

Allah ta’ala berfirman ,
إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ اللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ آَيَاتُهُ زَادَتْهُمْ إِيمَانًا وَعَلَى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ
“Orang-orang yang beriman itu adalah orang-orang yang apabila disebutkan nama Allah maka bergetarlah hati mereka. Apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya maka bertambahlah keimanan mereka. Dan mereka hanya bertawakal kepada Rabb mereka.” (QS. Al-Anfal: 2)

Sudah sampai begitu belum ya kita? Waktunya introspeksi diri, jangan sampai ada yang membacakan ayat-ayat Allah, kita malah ketawa, Astaghfirullah..

Di bawah ini ada 3 ciri seorang Mukmin, antara lain :

  1. Merasa takut kepada-Nya ketika mengingat-Nya, yang dengan sebab itulah maka dia akan melakukan perintah-Nya dan meninggalkan larangan-Nya
  2. Bertambahnya keimanan mereka tatkala mendengar dibacakannya al-Qur’an
  3. Menyerahkan segala urusan dan bersandar kepada Allah semata

 

Semoga kita bisa senantiasa menjaga diri kita supaya bisa masuk dalam kriteria seorang Mukmin, dan semoga Allah SWT selalu limpahkan hidayahNya kepada kita semua, Aamiin Allaumma Aamiin.

Hestu



Berita Terkaitclose